Minggu, 29 Januari 2017

Review Question (Tugas 1 Basis Data)




Kelompok 3 SI3901
MOHAMMAD REZA EFFENDY
ILHAM AKBAR FITRIANSYAH
MUHAMMAD YUSUF MATRA
RIZKA NUR SYAHDILA
ASTRID SHOFI DZIHNI

1.1.1Define the following terms: data, database, DBMS, database system, databasecatalog, program-data independence, user view, DBA, end user, canned trans-action, deductive database system, persistent object, meta-data, andtransaction-processing application
·      Data adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan. Data bisa berujut suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, matematika, bahasa ataupun simbol-simbol lainnya yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, obyek, kejadian ataupun suatu konsep. kuliah.dinus.ac.id/edi-nur/sb1-7.html
·      Basis data (database) adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer yang dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi. www.termasmedia.com/65-pengertian/69-pengertian-database.html
·      DBMS adalah singkatan dari “Database Management System” yaitu sistem penorganisasian dan sistem pengolahan Database pada komputer. DBMS atau database management system ini merupakan perangkat lunak (software) yang dipakai untuk membangun basis data yang berbasis komputerisasi. www.pengertianku.net/2015/05/pengertian-dbms-dan-contohnya-lengkap.html
·      SISTEM DATABASE adalah suatu sistem penyusunan dan pengelolaan record-record dengan menggunakan komputer, dengan tujuan untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi/perusahaan, sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal yang diperlukan pemakai untuk kepentingan proses pengambilan keputusan. http://gieproject-course.blogspot.co.id/2013/07/apa-itu-sistem-basis-data.html
·      Database catalog
·      Program-Data independence merupakan sebuah data base management yang menjaga data tetap terpisah dari program program yang menggunakan data tersebut.
http://alfin-fadil.blogspot.co.id/2012/10/lingkungan-basis-data.html
·      User View adalah data yang ditampilkan dan di representasikan pada sisi User atau Pengguna, bisa dalam GUI atau CLI, bisa berbentuk Tabel atau Informasi lengkap, intinya di level Eksternal, Record ditampilkan dan disediakan secara mudah untuk user, dan pembangunannya tentu menggunakan bahasa program yang sesuai dari setiap programmer.
http://alfin-fadil.blogspot.co.id/2012/10/lingkungan-basis-data.html
·      DBA adalah orang yang bertanggung jawab untuk mendesain, implementasi, pemeliharaan dan perbaikan database. Peran DBA mencakup pengembangan dan desain strategi database, pemantauan dan meningkatkan kinerja dan kapasitas database, dan perencanaan kebutuhan pengembangan di masa depan.
·      End user adalah orang-orang yang pekerjaannya membutuhkan akses ke database untuk query, memperbarui, dan menghasilkan laporan database terutama pada apa yang mereka gunakan.
E-book fundamentals of database
·      Canned transaction adalah canned merupakan penggunaan dengan fungsi pekerjaan utama mereka adalah berkisar pada query dan update basis data.
·      Deductive database system adalah beberapa sistem database yang menyediakan kemampuan untuk mendefinisikan aturan inferensia dan informasi baru dari fakta database yang disimpan  (E-book fundamentals of database)
·      Persistent object adalah data yang disimpan dalam database dan bertahan setelah penghentian program (E-book fundamentals of database)
·      Metadata adalah informasi terstruktur yang mendeskripsikan, menjelaskan, menemukan, atau setidaknya menjadikan suatu informasi mudah untuk ditemukan kembali, digunakan, atau dikelola.
·      Transaction processing berarti proses yang  dirancang untuk mempertahankan integritas database (konsistensi item dan data terkait). http://www.bloorresearch.com/technology/transaction-processing-dbms/

1.2 What four main types of actions involve databases? Briefly discuss each.
a. Define a database
Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.
Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut. Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Pang

b. Construct Database
Perancangan basis data merupakan upaya untuk membangun sebuah basis data dalam suatu lingkungan bisnis. Untuk membangun sebuah basis data terdapat tahapan-tahapan yang perlu kita lalui yaitu:
  1. Perencanaan basis data
  2. Mendefinisikan sistem
  3. Analisis dan mengumpulkan kebutuhan
  4. Perancangan basis data
  5. Perancangan aplikasi
  6. Membuat prototipe
  7. Implementasi
  8. Konversi data
  9. Pengujian
  10. Pemeliharaan operasional
c. Manipulate a Database
·         Data Management System (DBMS)
Sistem Manajemen Basis Data (DBMS / Data Base Management System) adalah suatu perangkat lunak (program) yang meng- organisasikan, mengkategorikan, menyimpan dan menampilkan kembali (retrieve) serta memelihara data di dalam basis data yang memungkinkan bagi beberapa pemakai untuk mengakses data yang disimpan dalam basis data tersebut secara bersama-sama dengan menggunakan beberapa aplikasi.
·         Data Definition Languange (DDL)
DDL adalah struktur/ skema basis data yang menggambarkan/ mewakili desain basis data secara keseluruhan dalam membuat tabel baru, indeks, mengubah tebel, menentukan struktur penyimpanan. DDL merupakan sub bahasa SQL (Structure Query Languange) yang digunakan untuk membangum kerangka database. Query adalah pernyataan yang ditunjukan untuk mengambil informasi di dalam suatu basis data.
·         Data Manipulation Languange (DML)
DML adalah bentuk bahasa basis data untuk melakukan memanipulasi dan pengambilan data pada suatu basis data. Data Manipulation Language (DML) merupakan bagian inti dari bahasa SQL yang digunakan untuk memanipulasi data dalam database yang telah dibuat. Sub bahasa SQL ini disebut dengan DQL (Data Query Language) atau bahasa query.
Manipulasi data pada basis data dapat berupa :
1.Penyisipan/penambahan data pada file/table dalam suatu basis data.
2.Penghapusan data pada file / table dalam suatu basis data.
3.Pengubahan data pada file / table dalam suatu basis data.
4.Penelusuran data pada file / table dalam suatu basis data
·         Data Control Languange (DCL)
Data Control Language (DCL) merupakan sub bahasa SQL yang digunakan untuk melakukan pengontrolan data dan server databasenya
Perintah DCL di antaranya:
1. GRAND : Perintah ini digunakan untuk memberikan hak/ijin akses oleh administrator (pemilik utama) server kepada user (pengguna biasa). Hak akses tersebut berupa hak membuat (CREATE), mengambil (SELECT), menghapus (DELETE), mengubah (UPDATE), dan hak khusus berkenaan dengan sistem databasenya.
2.  REVOKE : Perintah ini memiliki kegunaan terbalik dengan GRAND, yaitu untuk menghilangkan atau mencabut hak akses yang telah diberikan kepada user oleh administrator.
d.       Share a Database Briefing

Basis Data dalam Aplikasi Web

Ketika mengembangkan sebuah aplikasi web, tak jarang kita akan berhubungan dengan basis data. Basis data digunakan dalam dunia web untuk menyimpan berbagai data, mulai dari data pengguna (username, password, dst) maupun data aplikasi. Misalkan untuk membangun sebuah aplikasi portal berita, basis data dapat digunakan untuk menyimpan daftar berita yang pernah dipublikasikan oleh aplikasi. Hal ini menyebabkan seorang pengembang web yang kompeten setidaknya harus memiliki pengertian yang baik tentang basis data. Walaupun tingkat penguasaan yang sangat mahir (expert) mungkin tidak diperlukan, kita tetap harus setidaknya mengerti dasar-dasar basis data dan bagaimana melakukan pemodelan data. Bagian ini akan membahas sedikit tentang basis data, dan contoh penggunaan salah satu basis data (CouchDB) di dalam aplikasi web dengan menggunakan NodeJS. Ingat bahwa pembahasan mengenai basis data pada tulisan ini hanya mencakup pengetahuan mendasar saja. Jika ingin belajar lebih lanjut tentang basis data, silahkan baca buku yang khusus membahas basis data.
1.3 Discuss the main characteristics of the database approach and how it differs from traditional file systems
Dalam pendekatan database, satu repositori memelihara data yang didefinisikan sekali dan kemudian diakses oleh berbagai pengguna. Dalam sistem berkas, setiap aplikasi gratis untuk nama elemen data secara independen. Sebaliknya, dalam database, nama-nama atau label data didefinisikan sekali, dan digunakan berulang kali oleh pertanyaan, transaksi, dan aplikasi. Karakteristik utama dari pendekatan database versus pendekatan berkas-processing adalah sebagai berikut:
·         Sifat self-describing dari sistem database
Karakteristik fundamental pendekatan database adalah bahwa sistem database tidak hanya berisi database itu sendiri tetapi juga definisi yang lengkap atau deskripsi dari struktur database dan kendala. Definisi ini disimpan dalam katalog DBMS, yang berisi informasi seperti struktur setiap file, jenis dan penyimpanan format setiap item data, dan berbagai kendala pada data. Informasi yang disimpan dalam katalog disebut meta-data, dan menggambarkan struktur database utama.
·         Isolasi antara program dan data, dan data abstraksi
alam pengolahan file tradisional, struktur file data tertanam dalam program aplikasi, sehingga setiap perubahan struktur file mungkin memerlukan berubah semua program yang mengakses file tersebut. Sebaliknya, program akses DBMS tidak memerlukan perubahan tersebut dalam struktur cases.the sebagian besar file data disimpan dalam katalog DBMS secara terpisah dari akses programs.We panggilan properti ini Program-data yang merdeka.



·         Dukungan dari beberapa tampilan data
Sebuah database biasanya memiliki banyak pengguna, yang masing-masing mungkin memerlukan perspektif yang berbeda atau pandangan pandangan database.A mungkin menjadi bagian dari database atau mungkin berisi data virtual yang berasal dari file database tetapi tidak secara eksplisit disimpan. Beberapa pengguna mungkin tidak perlu menyadari apakah data yang mereka lihat disimpan atau derived.A multiuser DBMS yang pengguna memiliki berbagai aplikasi yang berbeda harus menyediakan fasilitas untuk mendefinisikan beberapa pandangan.
·         Berbagi data dan proses transaksi multiuser
Sebuah DBMS multiuser harus memungkinkan beberapa pengguna untuk mengakses database pada time.This sama adalah penting jika data untuk beberapa aplikasi yang akan diintegrasikan dan dikelola dalam database tunggal. DBMS harus menyertakan perangkat lunak kontrol concurrency untuk memastikan bahwa beberapa pengguna mencoba untuk memperbarui data yang sama melakukannya dengan cara yang terkendali sehingga hasil dari update benar. Misalnya, ketika beberapa agen pemesanan mencoba untuk menetapkan kursi pada penerbangan maskapai, DBMS harus memastikan bahwa setiap kursi dapat diakses oleh hanya satu agen pada waktu untuk tugas untuk penumpang. jenis aplikasi umumnya disebut proses transaksi online (OLTP) applications.A peran mendasar dari perangkat lunak multiuser DBMS adalah untuk memastikan bahwa transaksi konkuren beroperasi dengan benar dan efisien.




1.4. What are the responsibilities of the DBA and the database designers?
·         Database Administrator (DBA)
Seorang database administrator (DBA) adalah orang yang bertanggung jawab untuk mendesain, implementasi, pemeliharaan dan perbaikan database. DBA sering disebut juga database koordinator database programmer, dan terkait erat dengan database analyst, database modeler, programmer analyst, dan systems manager. Peran DBA mencakup pengembangan dan desain strategi database, pemantauan dan meningkatkan kinerja dan kapasitas database, dan perencanaan kebutuhan pengembangan di masa depan. DBA mungkin juga merencanakan, mengkoordinasi dan melaksanakan langkah-langkah keamanan untuk menjaga database. Suatu perusahaan mungkin mengharuskan seorang DBA memiliki sertifikasi atau gelar untuk  sistem database (misalnya, Microsoft Certified Database Administrator).
Peran DBA meliputi:
  1. Pemasangan perangkat lunak baru – Ini adalah tugas DBA untuk menginstal versi baru dari perangkat lunak DBMS, aplikasi perangkat lunak, dan perangkat lunak lain yang berhubungan dengan administrasi DBMS. Penting bahwa DBA atau anggota staf IS menguji software baru sebelum pindah ke sebuah lingkungan produksi.
  2. Konfigurasi hardware dan software dengan sistem administrator – Dalam banyak kasus, perangkat lunak sistem hanya dapat diakses oleh administrator sistem. Dalam kasus ini, DBA bekerja sama dengan administrator sistem untuk melakukan instalasi perangkat lunak, dan untuk mengkonfigurasi hardware dan software agar berfungsi secara optimal dengan DBMS.
  3. Pengamanan administrasi – Salah satu tugas utama DBA adalah untuk memantau dan mengelola keamanan DBMS. Hal ini melibatkan penambahan dan menghapus pengguna, pemberian quota, audit, dan memeriksa masalah keamanan.
  4. Analisis data – DBA menganalisis data yang tersimpan dalam database dan membuat rekomendasi yang berkaitan dengan kinerja dan efisiensi penyimpanan data. Ini termasuk penggunaan indeks efektif, memungkinkan “Paralel Query” eksekusi, atau fitur khusus DBMS lainnya.
  5. Database design (awal) – DBA dapat terlibat di awal tahap desain database, hal ini bertujuan menghilangkan berbagai masalah yang mungkin terjadi. DBA tahu bahwa DBMS dan sistem, dapat menunjukkan potensi masalah, dan dapat membantu pengembangan kinerja tim dengan pertimbangan khusus.
  6. Data pemodelan dan optimasi – pemodelan data befungsi untuk mengoptimalkan sistem tata letak untuk mengambil yang paling keuntungan dari I / O subsystem.
  7. Bertanggung jawab atas administrasi perusahaan yang berhubungan dengan database dan analisis, desain, dan penciptaan database baru.
·         Database designer

Database designer adalah seseorang yang bertugas untuk mendesain database. Tugas database desainer ini dibagi menjadi dua, yaitu:

1.      Merancang Desain Conceptual / Logical Database, yaitu mengidentifikasi entitas, atribut, dan hubungan di antaranya keduanya serta memberikan constraints (batasan).

2.      Merancang desain database secara fisik, yaitu memutuskan bagaimana logical database design terealisasi secara fisik, misalnya memetakan logical database design menajdi tabel-tabel yang terintegrasi.

Tugas ketiga aktor tersebut terkesan mirip dikarenakan biasanya seluruh tugas pembuatan database dimulai dari perancangan, implementasi, dan maintenance dilakukan oleh satu orang saja.

Sumber : http://13109272.blogspot.co.id/2013/05/pengertian-data-administrator-database.html

1.5  What are the different types of database end users? Discuss the main activi-ties of each
In addition to those who design, use, and administer a database, others are associated with the design,development,and operation of the DBMS software and system environment. These persons are typically not interested in the database content it self. We call them the workers behind the scene,and they include the following categories:
·         Perancang sistem DBMS dan pelaksana desain dan mengimplementasikan modul DBMS dan interface sebagai perangkat lunak package. Sebuah DBMS adalah sistem perangkat lunak yang sangat kompleks yang terdiri dari banyak komponen, atau modul, termasuk modul untuk menerapkan katalog, query pengolahan bahasa, pengolahan antarmuka, mengakses dan buffering data, pengendalian konkurensi, dan penanganan pemulihan data dan keamanan. DBMS harus antarmuka dengan perangkat lunak sistem lain seperti sistem operasi dan kompiler untuk berbagai bahasa pemrograman.

·         Alat pengembang desain dan menerapkan alat-paket perangkat lunak yang memfasilitasi pemodelan database dan desain, desain sistem database, dan performance.Tools diperbaiki adalah paket opsional yang sering dibeli secara terpisah. Mereka termasuk paket untuk desain database, pemantauan kinerja, bahasa alami atau antarmuka grafis, prototyping, simulasi, dan generasi data uji. Dalam banyak kasus, vendor perangkat lunak independen mengembangkan dan memasarkan alat ini.

·         Operator dan personil pemeliharaan (sistem administrasi personel) bertanggung jawab untuk menjalankan dan pemeliharaan perangkat keras dan perangkat lunak lingkungan untuk sistem database sebenarnya. Meskipun kategori pekerja di belakang layar yang berperan dalam membuat sistem database yang tersedia untuk pengguna akhir, mereka biasanya tidak menggunakan isi database untuk tujuan mereka sendiri.

1.6 Discuss the capabilities that should be provided by a DBMS.
Pada bagian ini kita membahas beberapa keuntungan menggunakan DBMS dan kemampuan bahwa DBMS yang baik harus system yang terpossess. DBA harus memanfaatkan kemampuan ini untuk mencapai berbagai tujuan yang berkaitan dengan desain, administrasi, dan penggunaan database multiuser besar.
·         Controlling Redundancy
Dalam pengembangan perangkat lunak tradisional memanfaatkan pemrosesan file, setiap kelompok pengguna memelihara file sendiri untuk menangani aplikasi data-pengolahannya. Misalnya, pertimbangkan contoh UNIVERSITYdatabase dari Bagian 1.2, di sini, dua kelompok pengguna mungkin personil pendaftaran kursus dan kantor akuntansi. Dalam pendekatan tradisional, masing-masing kelompok independen menyimpan file pada siswa. Kantor akuntansi menyimpan data pada pendaftaran dan informasi penagihan terkait, sedangkan kantor pendaftaran melacak program siswa dan nilai. Kelompok-kelompok lain lebih lanjut dapat menduplikasi beberapa atau semua data yang sama dalam file mereka sendiri. Oleh karena itu, jenis akses pengambilan operasi-atau update-juga harus dikontrol.

·         Restricting Unauthorized Access
Ketika beberapa pengguna berbagi database besar, ada kemungkinan bahwa sebagian besar pengguna tidak akan diizinkan untuk mengakses semua informasi dalam database. Misalnya, data keuangan sering dianggap rahasia, dan orang-orang hanya berwenang diperbolehkan untuk mengakses data tersebut. Selain itu, beberapa pengguna hanya dapat diizinkan untuk mengambil data.

·         Providing Persistent Storage for Program Objects

Database dapat digunakan untuk menyediakan penyimpanan persisten untuk objek Program dan struktur data. Ini adalah salah satu alasan utama untuk sistem database berorientasi objek. bahasa pemrograman biasanya memiliki struktur data yang kompleks, seperti jenis catatan di Pascal atau definisi kelas di C ++ atau Java. Nilai-nilai variabel program atau benda yang dibuang setelah program berakhir, kecuali programmer secara eksplisit menyimpannya dalam file permanen, yang sering melibatkan mengkonversi struktur yang kompleks menjadi format yang sesuai untuk penyimpanan file. Penyimpanan persisten benda Program dan struktur data adalah fungsi penting dari sistem database. sistem database tradisional sering menderita masalah ketidakcocokan impedansi socalled, karena struktur data yang disediakan oleh DBMS yang tidak sesuai dengan struktur data bahasa pemrograman ini. sistem database berorientasi objek biasanya menawarkan kompatibilitas struktur data dengan satu atau lebih bahasa pemrograman berorientasi objek.

·         Prov iding Storage Structures and Search Techniques for Efficient Query Processing
sistem database harus menyediakan kemampuan untuk secara efisien mengeksekusi query dan update. Karena database biasanya disimpan pada disk, DBMS harus menyediakan struktur data khusus dan teknik pencarian untuk mempercepat pencarian disk untuk file records.Auxiliary yang diinginkan disebut indeks yang digunakan untuk tujuan ini. Indeks biasanya didasarkan pada struktur data pohon atau struktur data hash yang sesuai dimodifikasi untuk pencarian disk.

·         Providing Backup and Recovery
Sebuah DBMS harus menyediakan fasilitas untuk pulih dari perangkat keras atau perangkat lunak kegagalan. Backup dan pemulihan subsistem dari DBMS bertanggung jawab untuk pemulihan. Sebagai contoh, jika sistem komputer gagal di tengah transaksi pembaruan kompleks, subsistem pemulihan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa database dikembalikan ke kondisi semula sebelum transaksi dimulai executing.Alternatively, subsistem pemulihan bisa memastikan bahwa transaksi dilanjutkan dari titik di mana itu terputus sehingga efek penuh tercatat dalam database. Disk cadangan juga diperlukan dalam kasus kegagalan disk bencana.
·         Providing Multiple User Interfaces
Karena banyak jenis pengguna dengan berbagai tingkat pengetahuan teknis menggunakan database, DBMS harus menyediakan berbagai antarmuka pengguna. Ini termasuk bahasa query untuk pengguna biasa, antarmuka bahasa pemrograman untuk programmer aplikasi, bentuk dan kode perintah untuk pengguna parametrik, dan antarmuka berbasis menu dan interface bahasa alami bagi pengguna mandiri. Kedua bentuk-gaya antarmuka dan antarmuka berbasis menu yang umum dikenal sebagai antarmuka pengguna grafis (GUI).
·         Representing Complex Relationships among Data
Sebuah database mungkin termasuk berbagai jenis data yang saling terkait dalam banyak cara. Perhatikan contoh yang ditunjukkan pada Gambar 1.2. Rekor untuk 'Brown' dalam file STUDENT adalah terkait dengan empat catatan dalam file GRADE_REPORT. Demikian pula, setiap record bagian terkait dengan satu saja record dan sejumlah GRADE_REPORT catatan-satu untuk setiap siswa yang menyelesaikan bahwa section.A DBMS harus memiliki kemampuan untuk mewakili berbagai hubungan yang kompleks antara data, untuk menentukan hubungan baru sebagai mereka muncul, dan untuk mengambil dan memperbarui data terkait dengan mudah dan efisien.

·         Enforcing Integrity Constraints
DBMS harus menyediakan kemampuan untuk mendefinisikan dan menegakkan kendala ini. Jenis paling sederhana dari batasan integritas melibatkan penentuan tipe data untuk setiap item data. Sebagai contoh yaitu Sebuah item data dapat dimasukkan keliru dan masih memenuhi batasan integritas yang ditentukan. Sebagai contoh, jika seorang siswa mendapat nilai 'A' tapi kelas 'C' yang dimasukkan dalam database, DBMS tidak dapat menemukan kesalahan ini secara otomatis karena 'C' adalah nilai yang valid untuk tipe data kelas.

·         Permitting Inferencing and Actions Using Rules
Beberapa sistem database menyediakan kemampuan untuk mendefinisikan aturan pemotongan untuk inferensia informasi baru dari sistem database facts.Such yang tersimpan disebut basis data deduktif contoh systems.For, mungkin ada aturan yang rumit dalam aplikasi miniworld untuk menentukan kapan seorang siswa dalam masa percobaan. Yang memberikan aturan aktif yang secara otomatis dapat melakukan tindakan saat kejadian dan kondisi tertentu terjadi.

·         Additional Implications of Using the Database Approach
Bagian ini membahas beberapa implikasi tambahan menggunakan pendekatan database yang dapat menguntungkan sebagian besar organisasi.
1.      Potential for Enforcing Standards
2.      Reduced Application Development Time
3.      Flexibility.
4.      Availability of Up-to-Date Information
5.      Economies of Scale.
1.7 Discuss the differences between database systems and information retrieval systems
·         Database system
Database adalah adalah kumpulan informasi yang disimpan didalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi basisdata tersebut. Segala bentuk koleksi data adalah suatu database. Mulai dari kelompok data pegawai, sampai dengan kelompok file, merupakan database.
·         Information retrieval syste,
Sistem Retrieval Informasi atau Sistem Temu Kembali adalah ilmu pencarian informasi pada dokumen, untuk mendata tentang dokumen, atau mencari didalam database yang stand alone atau hypert text database yang terdapat pada network seperti internet atau world wide web atau intranet.Temu kembali informasi berkaitan dengan representasi, penyimpanan, dan akses terhadap dokumen representasi dokumen. Sistem Temu Kembali merupakan sistem yang berfungsi untuk menemukan informasi yang relevan dengan kebutuhan pemakai.

1 komentar: